Insannews.id Pinrang – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam menurunkan angka stunting kembali membuahkan hasil. Kabupaten Pinrang ditetapkan sebagai salah satu dari 50 kabupaten/kota di Indonesia yang menerima bantuan fiskal dari Pemerintah Republik Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan penurunan stunting.
Penyerahan bantuan ini berlangsung pada Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penurunan Stunting di Gedung Adyatma, Kementerian Kesehatan RI, Rabu (12/11).
Dalam sambutannya, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, memberikan apresiasi kepada daerah-daerah yang menunjukkan keseriusan dan konsistensi dalam menekan angka stunting. Menurut Wapres, berkat upaya kolektif di seluruh Indonesia, prevalensi stunting nasional pada 2024 berhasil ditekan menjadi 19,8 persen, atau turun sebanyak 357 ribu anak dibandingkan tahun sebelumnya.
“Atas arahan Bapak Presiden, capaian ini lebih baik dari proyeksi Bappenas yaitu 20,1 persen. Kita harus terus menjaga tren positif ini demi masa depan Indonesia yang lebih cemerlang,” ujar Wapres Gibran.
Sementara itu, Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., yang hadir langsung pada kegiatan tersebut, menegaskan bahwa keberhasilan Pinrang menurunkan angka stunting merupakan hasil kerja bersama lintas sektor. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Pinrang terus memperkuat konvergensi program yang berkaitan dengan percepatan penanganan stunting, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga ketahanan pangan.
Selain itu, Pemkab Pinrang juga menggandeng pihak eksternal seperti dunia usaha dan organisasi masyarakat untuk memperluas dampak program di lapangan.
“Dengan adanya dukungan fiskal ini, upaya penurunan stunting di Pinrang tentu akan semakin maksimal. Dukungan ini menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih keras dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ungkap Wabup Sudirman.
Ia menambahkan bahwa dukungan fiskal dari pemerintah pusat menjadi bukti bahwa Pinrang dinilai berhasil dan konsisten dalam menjalankan program penurunan stunting.
“Bantuan ini akan langsung diarahkan untuk memperkuat intervensi gizi dan layanan kesehatan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh keluarga dan anak-anak di Pinrang,” jelasnya.
Pada kegiatan tersebut, Wabup Sudirman turut didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Pinrang, drg. Dyah Puspita Dewi, M.Kes, serta Kepala Bapperida, H.A. Fahruddin Renreng, yang selama ini menjadi motor penggerak utama program percepatan penurunan stunting di daerah.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan angka stunting di Kabupaten Pinrang terus menurun sehingga generasi muda dapat tumbuh sehat, cerdas, dan membawa Pinrang menuju masa depan yang lebih sejahtera. (*/)
















