Insannews.id Pinrang — Pemerintah Kabupaten Pinrang terus berkomitmen memastikan akses transportasi masyarakat tetap aman dan dapat dimanfaatkan secara optimal guna menunjang aktivitas sosial maupun perekonomian warga.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Pinrang Irwan Hamid saat meninjau langsung kondisi jembatan yang mengalami kerusakan di Dusun Ammani, Desa Mattiro Tasi, Kecamatan Mattiro Sompe, Rabu (21/1).
Kerusakan jembatan tersebut diduga disebabkan oleh faktor usia bangunan serta kendaraan bertonase berat yang melintas melebihi kapasitas yang diperbolehkan.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Irwan menyampaikan bahwa jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat setempat, terutama dalam mendukung mobilitas warga, aktivitas sosial, serta kelancaran distribusi dan kegiatan ekonomi masyarakat.
“Fasilitas seperti ini tidak boleh dibiarkan rusak berlarut-larut karena menyangkut keselamatan dan kelangsungan aktivitas masyarakat,” ungkapnya.
Bupati Irwan juga langsung menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk segera mengambil langkah teknis guna melakukan penanganan dan perbaikan agar jembatan kembali aman digunakan masyarakat.
Selain itu, dirinya turut mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum dengan memperhatikan batas tonase kendaraan yang melintas di atas jembatan.
Menurutnya, kesadaran masyarakat sangat diperlukan agar infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lebih panjang sekaligus meminimalisir risiko kerusakan maupun kecelakaan.
“Kesadaran bersama sangat dibutuhkan. Pemerintah memperbaiki, masyarakat menjaga. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan lebih lama oleh seluruh warga,” tambahnya.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam menghadirkan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi, khususnya di wilayah pesisir dan pedesaan.(*/)






















