Insannews.id Pinrang – Sebanyak 387 jamaah haji asal Kabupaten Pinrang yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 8 Embarkasi UPG Makassar resmi dilepas oleh Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi di Aula Masjid Agung Al-Munawwir, Sabtu (25/4).
Dalam laporannya, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pinrang Idris Muhammad mengungkapkan bahwa total jamaah haji asal Kabupaten Pinrang terbagi dalam tiga kelompok pemberangkatan.
“Untuk Kloter 8 yang dilepas hari ini berjumlah 387 orang. Selanjutnya Kloter 16 berjumlah 133 orang yang akan bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Maros dan Bantaeng, serta Kloter 43 sebanyak 6 orang yang tergabung dalam kloter gabungan,” jelasnya.
Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Bupati Sudirman Bungi menegaskan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah yang tidak dimiliki oleh semua umat Muslim sehingga harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Dirinya mengingatkan seluruh jamaah agar melaksanakan setiap rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan serta menjaga kondisi kesehatan mengingat perbedaan cuaca antara Indonesia dan Tanah Suci yang cukup ekstrem.
“Kesehatan adalah modal utama dalam menjalankan ibadah haji. Olehnya itu, para jamaah diharapkan menjaga kondisi fisik agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik hingga puncaknya,” ungkapnya.
Selain itu, Wabup Sudirman juga berpesan kepada seluruh petugas haji agar menjalankan tugas secara maksimal, memberikan pelayanan terbaik, serta sigap membantu jamaah yang mengalami kendala, baik dari sisi kesehatan maupun teknis pelaksanaan ibadah.
Lebih lanjut, dirinya berharap para jamaah senantiasa menjaga kebersamaan dan semangat persatuan selama berada di Tanah Suci serta tidak lupa mendoakan Kabupaten Pinrang agar senantiasa diberi keberkahan, keamanan, dan kemajuan.
Menurut Wabup Sudirman, pelaksanaan ibadah haji tidak hanya berdampak secara spiritual bagi individu, tetapi juga membawa manfaat luas bagi kehidupan sosial masyarakat.
Nilai-nilai keikhlasan, kedisiplinan, dan kebersamaan yang diperoleh selama berhaji diharapkan dapat menjadi teladan dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat setelah kembali ke tanah air.
“Harapan kita, sepulang dari Tanah Suci, para jamaah tidak hanya menjadi haji yang mabrur secara pribadi, tetapi juga mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat, menjadi contoh dalam kehidupan sosial, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan keagamaan di Kabupaten Pinrang,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Pinrang Irwan Hamid yang terhubung melalui sambungan telepon turut menyapa para jamaah dan berpesan agar senantiasa menjaga kondisi kesehatan sehingga seluruh rangkaian ibadah haji dapat dilaksanakan dengan baik dan para jamaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta menjadi haji dan hajjah yang mabrur.(*/)





















