Kesuksesan Seorang Kepala Desa Memajukan Desa Tertinggal

Insannews.id Pinrang – Salah satu desa yang telah tertinggal dan kini menjadi desa yang maju dikarenakan usaha dari seorang kepala desa yang sangat berjasa dalam masa kepemimpinannya. Desa itu bernama Desa Tanra Tuo yang dikepalai oleh Andi Asrul.

Desa yang berada di kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang itu sudah memiliki banyak perubahan dan kemajuan semenjak terpilihnya Andi Asrul sebagai kepala desa.

Menurut penuturannya, kepala desa yang berusia 35 tahun itu dalam membangun perubahan dan kemajuan di desa itu tidaklah mudah dicapai.
“Selama 5 tahun 10 bulan saya menjalani masa jabatan ini banyak kendala dan banyak juga harapan yang kami tuai dan tentunya dalam waktu 5 tahun ini masih banyak kegiatan yang belum terselesaikan tentu karena butuh waktu yang banyak dan progres yang kita dapatkan pada kesempatan ini kita 5 tahun yang tadinya 2016 saya terlantik Desa ini masih Desa sangat Tertinggal dan 2017 sudah naik sebagai nasional dan 2018, 2019, 2020 sudah mulai dari Desa berkembang jadi ada tiga kali tingkatan selama 5 tahun akan memimpin desa ini,” tutur Andi Asrul (Kepala Desa Tanra Tuo), Rabu (27/10/2021)

Berkat usaha yang keras dalam membangun perubahan dan kemajuan, kepala desa Tanra Tuo tersebut sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan.

“Alhamdulillah dalam masa jabatan kami di desa tanra tuo Dari 2016 kali mendapat penghargaan 10 terbaik kami dari urutan empat terbaik memasukkan file tercepat di 2016, 2017 kecepatan kami meraih urutan ke-3, 2018 kami mendapat urutan kedua dan 2019 dan 2020 urutan kedua juga. Selanjutnya kami dapat penghargaan desa odf di tahun 2017 dan kami juga mendapatkan penghargaan Desa sanitasi berbasis kesehatan serta kami dapat juara 1 lomba Desa tingkat kabupaten Pinrang dan selanjutnya kami salah satu penerima Awards 2001 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang baru-baru ini diselenggarakan di Jakarta. Dan ada 1 penghargaan dari apa namanya UMKM itu soalnya pribadi karena berkaitan dengan sedih harga terakhir yang kami dapatkan,” imbuh Andi Asrul (kepala desa Tanra Tuo).

Andi Asrul menambahkan, jika perubahan dan kemajuan desa Tanra Tuo tidak lepas dari dukungan dan doa masyarakat.

“semua kami tidak bisa meraih dan mencapai semua ini tanpa dukungan dan doa dari masyarakat secara utuh. masyarakat sangat berantusias dan berterima kasih atas semua capaian yang kita dapatkan,” ucap Andi Asrul.

Menurut salah satu warga desa Tanra Tuo, kepala desa Andi Asrul merupakan sosok pemimpin yang baik dan penuh tanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya.

“tanggapan saya terhadap sosok andi asrul, kepala desa. dia adalah sosok pemimpin yang bisa membangun desa, bisa menjadi contoh untuk kepala² desa yang lain bagaimana cara dia memimpin desanya untuk menjadi desa yang juara dan menjadi desa yang terbaik” ucap Hj. Nasma, salah seorang masyarakat desa tanra tuo.

Berdasarkan penuturan Syarifa Aini selaku staff kaukersa, sosok andi Asrul ini ini orang yang sangat ramah baik kalangan muda hingga tua dan tidak pernah membeda2kan orang.

“yang pertama to bagus pembangunannya, ta liat sendiri mi tu sebelumnya itu tidak begini². yang kedua humble ki orangnya, dia masuk d semua kalangan usia ketemu sama orang tua sifatnya kyak orang tua jika ketemu sama anak² jdi kek anak² i. trus kalau d bilang kejelekannya tidak ku tau kejelekannya karna d tau setiap orang ada kejelekannya tapi selama ini sebagai atasanku baik sekali tidak ku tau d mana mau ka cerita jeleknya. terus dia tidak membeda²kan orang bilang harus keluargaku baru akrab sekali, tidak. na kasi sama semua orang. itu ji karena baru ka 2 tahun saya bekerja d situ. om ku juga karena suaminya tante ku to tapi ku cerita begini bukan karena di bilang keluargaku tanya mokki sama warga yang lain sempat ta bilang keluarganya ji baru cerita begitui, atau tanya mki staf² yang lain bagaimana dia orangnya.” ujar Syarifa Aini, staf kaurkesra desa tanra tuo.

“pemberi penghargaan selama ini bapak bupati pinrang tpi yang terakhir dari pusat.
pertama na lakukan na gerakkan dlu pemuda to trus masyarakatnya untuk bersih² dan alhamdulillah masyarakatnya juga antusias i. tidak mungkin tu seorang pemimpin na kerja sendiri. baru na kasi keluar mi ide²nya bagus kalau seperti ini. trus dia itu kalau ada na kerja bukan d bilang ngomong doang,dia tidak, dia turun tangan sendiri. kerja bakti, itu sepanjang jalan e? seandainya orang lain itu masa bodoh mi tpi dia tidak turun sendiri juga” tambah syarifah aini.(Hidayatullah/sh)