Insannews.id Pinrang – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dipusatkan di Nganjuk, Sabtu (16/5).
Untuk Kabupaten Pinrang, pelaksanaan peresmian dipusatkan di Kelurahan Mattiro Deceng yang turut mengikuti peresmian secara nasional bersama ribuan koperasi lainnya dari seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan koperasi terbesar di dunia. Bahkan, dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun, Indonesia ditargetkan mampu mengoperasionalkan lebih dari 20 ribu koperasi melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menurut Presiden Prabowo, program ini merupakan langkah strategis dalam membangun ekonomi nasional yang kuat dengan memulai penguatan dari desa dan kelurahan sebagai fondasi utama ekonomi kerakyatan.
Dirinya juga menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar persoalan komoditas perdagangan, melainkan menyangkut keberlangsungan hidup sebuah bangsa.
“Ketahanan pangan adalah kekuatan bangsa. Ketika dunia mengalami krisis pangan, Indonesia mampu bertahan karena memiliki pondasi swasembada pangan yang kuat,” ungkap Presiden Prabowo.
Olehnya itu, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, memperkuat sektor usaha kecil, membuka peluang usaha baru, hingga membantu masyarakat memperoleh akses ekonomi yang lebih mudah dan merata.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pinrang, Mukti Ali mengungkapkan bahwa pelaksanaan Program Koperasi Merah Putih di Kabupaten Pinrang terus digalakkan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Menurutnya, sejumlah gerai Koperasi Merah Putih saat ini tengah dalam tahap pembangunan dan pengembangan sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
“Koperasi Merah Putih di Kelurahan Mattiro Deceng saat ini turut diresmikan bersama 1.060 koperasi lainnya di seluruh Indonesia. Harapannya, koperasi ini mampu menjadi pusat penguatan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat bawah,” ungkap Mukti Ali.
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa saat ini juga tengah dilaksanakan pendidikan dan pelatihan guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia para pengawas dan pengurus Koperasi Merah Putih agar mampu mengelola koperasi secara profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dirinya berharap keberadaan koperasi ini dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha, memperluas akses permodalan, serta menciptakan perputaran ekonomi yang lebih kuat di tingkat desa dan kelurahan.
Dengan demikian, program Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak utama peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di Kabupaten Pinrang.(*/)



















