Wabup Pinrang Dorong Peningkatan Kompetensi ASN demi Pelayanan Publik yang Lebih Berkualitas

Insannews.id Pinrang – Pemerintah Kabupaten Pinrang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pengembangan sumber daya manusia aparatur yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi saat menerima audiensi pihak Universitas Muhammadiyah Parepare di Ruang Rapat Wakil Bupati Pinrang, Kamis (5/3).
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Sudirman mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pinrang terus mendorong para aparatur untuk meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan dan pengembangan kompetensi.

Menurutnya, aparatur yang memiliki kompetensi dan pengetahuan yang baik akan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Pinrang tidak hanya difokuskan kepada generasi muda, tetapi juga diarahkan kepada aparatur pemerintah agar mampu mengikuti perkembangan zaman, termasuk dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelayanan publik.

“Dengan peningkatan kapasitas aparatur, kita berharap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat semakin berkualitas, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” ungkapnya.

Olehnya itu, Wabup Sudirman berharap perguruan tinggi, termasuk Universitas Muhammadiyah Parepare, dapat terus membuka peluang dan memberikan kemudahan bagi generasi muda maupun Aparatur Sipil Negara yang ingin melanjutkan pendidikan.

Menurutnya, akses pendidikan yang semakin mudah bagi aparatur merupakan langkah penting dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sementara itu, pihak Universitas Muhammadiyah Parepare menyambut baik komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan pemerintahan.

Mereka mengungkapkan bahwa sebagian besar mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Parepare berasal dari Kabupaten Pinrang, yang menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

Selain itu, pihak universitas juga menjelaskan bahwa saat ini telah tersedia sistem perkuliahan hybrid yang memungkinkan ASN tetap mengikuti proses pembelajaran tanpa mengganggu tugas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui sistem tersebut, proses pembelajaran dapat dilakukan secara tatap muka maupun melalui sambungan virtual video conference sehingga para aparatur memiliki fleksibilitas dalam meningkatkan kompetensinya.

Dengan adanya kemudahan ini, diharapkan semakin banyak aparatur yang dapat meningkatkan kapasitas diri sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Pinrang.(*/)

News Feed