Anggota DPR RI Komisi X La Tinro La Tunrung Buka Bimtek Desain Produk IKM Bersama BRIN di Pinrang

Insannews id PINRANG – Anggota DPR RI Komisi X, Ir. H. La Tinro La Tunrung, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Desain Produk untuk Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam rangka Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi untuk Masyarakat, yang dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Edotel SMK Negeri 2 Pinrang, Jalan Kesehatan, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Minggu (21/6/2026), dan diikuti oleh pelaku IKM serta masyarakat yang ingin meningkatkan kapasitas usahanya melalui pemanfaatan riset dan inovasi.

Dalam sambutannya, La Tinro La Tunrung menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat, dirinya memiliki tanggung jawab untuk membantu masyarakat, termasuk dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha kecil dan menengah.

Legislator Partai Gerindra itu juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BRIN yang telah hadir di Kabupaten Pinrang untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada para pelaku IKM.
“Dengan adanya Bimtek ini, saya berharap para pelaku IKM dapat menciptakan produk yang unik dan kreatif sehingga memiliki nilai tambah.

Melalui kegiatan ini, peserta juga diharapkan dapat mengikuti pelatihan dengan baik agar nantinya terampil merancang kemasan yang informatif dan sesuai dengan tren masa kini,” ujar La Tinro yang akrab disapa HALAL.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan dalam berusaha tidak hanya ditentukan oleh modal, tetapi juga membutuhkan kerja keras, inovasi, kreativitas, dan motivasi yang kuat. Dalam kesempatan tersebut, La Tinro turut membagikan berbagai contoh dan pengalaman mengenai strategi membangun usaha yang sukses dan berkelanjutan.

Sementara itu, Eka Gandara, Ketua Tim Pemanfaatan Riset dan Inovasi pada Masyarakat, Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia karena memiliki kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, salah satu masalah fundamental yang masih dihadapi banyak pelaku UMKM adalah adanya mental block atau hambatan pola pikir yang membatasi perkembangan usaha. Karena itu, pelaku usaha perlu mengubah pola pikir menjadi lebih terbuka terhadap pertumbuhan dan inovasi.

“Pelaku UMKM harus mulai bertransformasi dari sekadar pedagang menjadi pebisnis. Caranya dengan menciptakan nilai tambah melalui inovasi, pengemasan produk yang menarik, serta membangun identitas merek yang kuat sehingga produk memiliki daya saing dan mampu dipasarkan dengan harga yang lebih premium,” jelas Eka Gandara.

Melalui kegiatan Bimtek ini, diharapkan para pelaku IKM di Kabupaten Pinrang mampu meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding usaha, serta memanfaatkan hasil riset dan inovasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.(SH)