Insannews.id PINRANG – Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti Masjid Agung Al-Munawwir, Kabupaten Pinrang, saat Pemerintah Kabupaten Pinrang menyambut kepulangan Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 8 asal Kabupaten Pinrang, Ahad (7/6/26).
Ratusan jamaah yang telah menunaikan ibadah haji disambut hangat oleh keluarga, masyarakat, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pinrang. Momen ini menjadi ungkapan rasa syukur atas kepulangan para tamu Allah setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Ketua Kloter 8, H. Idris Muhammad, dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total 393 jamaah yang berangkat ke Tanah Suci, termasuk petugas haji, sebanyak 391 orang telah kembali ke Indonesia bersama rombongan.
Sementara itu, satu orang jamaah meninggal dunia di Tanah Suci dan satu jamaah lainnya masih menjalani perawatan di Arab Saudi karena akan menjalani tindakan operasi.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar jamaah yang masih dirawat diberikan kesembuhan dan dapat segera kembali berkumpul bersama keluarganya,” ujar H. Idris Muhammad.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Pinrang, Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jamaah dalam keadaan sehat dan selamat. Di saat yang sama, dirinya turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya salah seorang jamaah di Tanah Suci.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pinrang, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan para jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur,” ungkapnya.
Wabup Sudirman berharap seluruh nilai dan hikmah yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, para jamaah haji memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan di tengah masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat silaturahmi, serta menjaga persatuan dan kebersamaan.
Ia juga menilai bahwa semangat keikhlasan, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan akhlakul karimah yang ditempa selama berada di Tanah Suci diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Semangat haji hendaknya tidak berhenti setelah kembali ke tanah air. Jadikan pengalaman selama di Tanah Suci sebagai pedoman dalam kehidupan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang A. Calo Kerrang, Ketua TP PKK Kabupaten Pinrang Sri Widiati A. Irwan, Ketua MUI Kabupaten Pinrang, Ketua Baznas Kabupaten Pinrang, serta sejumlah pejabat dan unsur terkait lainnya.
Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap kepulangan para jamaah haji tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi keluarga, tetapi juga menjadi momentum untuk semakin memperkuat kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.(*/)






















